Tag

Sabang
Sejauh ini, traveling bersama keluarga atau dengan salah satu anggota keluarga bagiku cukup menyenangkan. Seru, konyol, dan asyik. Tapi di balik keseruan itu, selalu saja ada drama yang menghantam. Enggak di rumah, di mana pun kalau berdekatan pasti berantam juga akhirnya. Seperti beberapa tahun lalu ketika traveling dengan adikku, Titi, ke Thailand. Di hari terakhir di Bangkok, drama...
Read More
Pulau Weh itu seperti magnet. Setiap kali namanya terlintas di pikiranku, selalu timbul rasa tertarik ingin kembali ke sana. Begitu juga setiap kali melihat pulau ini dari kejauhan di tepi Pantai Ulee Lhee, daya tariknya semakin kuat. Meski sekarang aku tinggal di Lhokseumawe, daya tariknya tak melemah sedikitpun. Hingga akhirnya pada suatu akhir pekan gaya...
Read More
Sabang selalu menyenangkan untuk dikunjungi kapan pun dan berapa kali pun kita sudah mengunjunginya. Ada rasa gembira yang meluap-luap ketika melakukan perjalanan untuk mencapai pulau paling barat negeri ini. Entah itu dengan menyeberangi lautan dari Banda Aceh ke Balohan atau melintasi udara dari Kuala Namo-Medan ke Maimun Saleh-Sabang. Sudah kali keenam aku kembali ke pulau berbentuk huruf W ini....
Read More
Hari keduaku di Sabang tanggal 28 Mei lalu, Mus mengantarku ke Danau Aneuk Laot. Lokasi camping berada di tempat pemancingan milik Bang Fatwa yang pernah aku ceritakan sebelumnya di SINI. Kami tiba sudah agak sore. Tampak ada tiga orang sedang memancing di atas dermaga yang ternyata adalah guru Mus di SMA. Lima ekor ikan nila...
Read More
Perjalanan ke Pulau Weh kali ini memang ga sia-sia. Sekalipun saya ga mendapatkan cerita komplit tentang legenda Pulau Rubiah dari penduduk setempat, tapi saya berkesempatan berkunjung ke sebuah makam. Yaitu makam suami Rubiah. Sayang sekali saya sendiri lupa namanya. Saya sempat bertanya sih ke seorang imeum (imam) mesjid di kampung Iboih, beliau sempat bercerita sedikit...
Read More
%d bloggers like this: