Taman di Mon Ikuen

Taman ini bukan sembarang taman. Rumputnya tak sehijau taman buatan manusia yang selalu mendapat perawatan. Diberi pupuk dan disiram air. Tidak pula permukaannya rata dan bersih dari kotoran binatang. Hanya air hujan yang menyiramnya dan kotoran sapi yang berserak di segala penjuru menjadi pupuk untuk menyuburkan. Mon Ikuen namanya. Letaknya memang persis di ujung Pulau Bunta… Read More Taman di Mon Ikuen

Beri peringkat:

Kelap-kelip di Langit dan Laut Pulau Bunta

Ilham menyusul kami ke ujung pulau sebelum matahari tenggelam. Dia membawa senter untuk penerangan selama kembali ke kemah nanti. Pemandu lokal sudah pulang lebih dulu ke bawah dan kami menyusul setelah hari mulai gelap. Lampu suar berputar-putar di atas menara. Bintang-bintang berkelap-kelip di langit. Dua ekor anak babi berkejar-kejaran di bawah menara berebut makanan yang… Read More Kelap-kelip di Langit dan Laut Pulau Bunta

Beri peringkat:

The Real Escapade to Pulau Bunta

Desember tahun lalu aku menaikkan sebuah tulisan berjudul An Escapade to Pulau Bunta di blog ini. Sebenarnya aku sendiri, sebelum tulisan itu terbit, belum pernah menginjakkan kaki ke pulau itu. Sudah dua kali ajakan ke sana terpaksa aku tolak karena ada saja keperluan lain yang tak bisa ditinggalkan. Hingga kesempatan yang dinanti-nanti pun tiba beberapa… Read More The Real Escapade to Pulau Bunta

Beri peringkat:

An Escapade to Pulau Bunta

Tidak jauh dari Kota Banda Aceh, hanya 50 menit saja mengarungi lautan dengan sebuah boat kecil, terdapat pulau mungil dengan pantai pasir putih yang menawan. Tebing-tebing yang terbentuk dari batuan beku berlapis-lapis menantang gempuran ombak dan angin laut. Pada puncaknya dilapisi rerumputan hijau dan dikepung pepohonan lebat. Pulau Bunta namanya. Sebuah pulau berpenghuni tak lebih… Read More An Escapade to Pulau Bunta

Beri peringkat:

An Escapade to Pulau Bunta

Tidak jauh dari Kota Banda Aceh, hanya 50 menit saja mengarungi lautan dengan sebuah boat kecil, terdapat pulau mungil dengan pantai pasir putih yang menawan. Tebing-tebing yang terbentuk dari batuan beku berlapis-lapis menantang gempuran ombak dan angin laut. Pada puncaknya dilapisi rerumputan hijau dan dikepung pepohonan lebat. Pulau Bunta namanya. Sebuah pulau berpenghuni tak lebih… Read More An Escapade to Pulau Bunta

Beri peringkat:

Bermalam Minggu di Tengah Hujan dan Badai

Terakhir kali aku berkemah dulu itu ketika mengikuti ekskul Pramuka waktu kelas 1 SMP. Sudah sepuluh tahun lebih dan pengalamannya yang bisa kuingat hanya sebatas minta tandatangan senior, disuruh push-up, main bola dangdut sambil hujan-hujanan, dan mandi di aliran sungai dari pegunungan Leuser yang super dingin. Di kala itu aku dan para anak-anak bawang lainnya… Read More Bermalam Minggu di Tengah Hujan dan Badai

Beri peringkat: