Setoples Nastar di Pulau Pari

Secangkir kopi arabika dan setoples nastar di Pulau Pari. Nikmat hidup mana lagi yang kaudustakan?

Iklan

Udara dingin menembus jaket abu-abu yang kukenakan saat melintasi jalanan sepi Serang-Tangerang pada dini hari itu. Sepeda motor kukebut sampai lampu jalan terlihat seperti berkelebat di sisi kiri dan kanan jalan. Jika tak terlihat lubang di depan, maka tak kukurangi lajunya. Bukan karena ingin cepat tiba. Tapi aku khawatir hujan turun dan aku bisa terhambat lama karena harus berteduh.

Perjalanan dari Serang ke Muara Angke ini menghabiskan

Lanjutkan membaca “Setoples Nastar di Pulau Pari”

Camping Horor di Pulau Weh

Sejauh ini, traveling bersama keluarga atau dengan salah satu anggota keluarga bagiku cukup menyenangkan. Seru, konyol, dan asyik. Tapi di balik keseruan itu, selalu saja ada drama yang menghantam. Enggak di rumah, di mana pun kalau berdekatan pasti berantam juga akhirnya. Seperti beberapa tahun lalu ketika traveling dengan adikku, Titi, ke Thailand. Di hari terakhir di Bangkok, drama hebat bak sinetron terjadi di hostel. Sudahlah sama-sama keras kepala dan emosian, enggak ada yang mau mengalah. Tapi pada akhirnya tetap saja, yang tua harus mengalah sedikit. SE-DI-KIT. Lanjutkan membaca “Camping Horor di Pulau Weh”

Camping di Pantai Sakura Pulau Untung Jawa

Pantai Tanjung Pasir pagi itu ramai sekali oleh pengunjung. Lalu lintas ratusan kendaraan yang masuk ke lokasi wisata di Teluk Naga ini didominasi oleh kendaraan beroda dua. Mobil yang kutumpangi maju dengan lambat mengikuti arus di jalan aspal kecil yang rusak itu. Di sisi kiri jalan, puluhan laki-laki  bersahut-sahut menawarkan kapal penyeberangan ke Pulau Untung Jawa.

Sopir Uber menurunkan kami di area parkir dan sialnya tepat di depan petugas penagih parkir yang langsung sigap memalak retribusi sepuluh ribu per orang! Karena kebelet kencing, aku malas cek-cok dan langsung membayar saja. Lalu ngacir mencari toilet sambil dibuntuti calo kapal.

Pantai Tanjung Pasir, Perahu ke Pulau Untung Jawa, Tangerang
Suasana antrean perahu di Pantai Tanjung Pasir.

Karena musim libur lebaran, semua harga jadi naik. Termasuk biaya penyeberangan ke Pulau Untung Jawa yang  Lanjutkan membaca “Camping di Pantai Sakura Pulau Untung Jawa”

Mendaki Puncak Tertinggi di Pulau Bangka

Awan mendung bergelayut ketika truk yang kami tumpangi memasuki Desa Rambang, Kecamatan Riau Silip, Bangka. Kegundahan melandaku melihat tebalnya awan kelabu yang bergerak mendekati barisan puncak pegunungan Maras. Bersama dua puluh lima pendaki lainnya, kami terus bergerak melintasi desa-desa yang masih menunjukkan kemeriahan perayaan Imlek beberapa hari lalu. Aku dalam hati berdoa semoga hujan tidak turun malam ini.

Kami tiba di kaki gunung pada sore hari. Setelah menunaikan shalat Dhuhur dan Ashar berjamaah di tanah lapang di pinggiran sungai, kami menanti matahari tenggelam sambil menikmati makan malam dari bekal yang sudah dibeli dari tadi pagi. Tidak ada yang membawa nasi, masing-masing membawa mi instan dan puluhan bungkus lontong dengan sambal asam khas Bangka dan tempe. Aku sendiri segera mengeluarkan kompor portable, panci, dan segera merebus mi instan. Mi goreng digado dengan lontong ternyata enak juga. Meski tidak banyak, tapi lumayan untuk mengganjal perut yang sejak pagi tidak terisi makanan.

Lanjutkan membaca “Mendaki Puncak Tertinggi di Pulau Bangka”