Tag

belitong
Perjalanan ke Belitong bulan Agustus lalu masih menyisakan satu catatan lagi yang sayang jika tidak kutuliskan. Meski kejenuhan menulis makin memburuk akhir-akhir ini tapi kupaksakan juga untuk menyelesaikan draft yang sudah sebulan lebih teronggok di dalam folder. Karena perjalanan tak melulu melihat pemandangan alam saja, tak hanya melepas dahaga mata dengan hijau tosca lautan dan pasir...
Read More
Aku biasanya kalau traveling berombongan itu paling tidak pedulian mau dibawa makan ke mana. Biasanya ‘iya’ saja jika diajak tuan rumah ke tempat makan. Seperti di suatu siang yang cerah di Tanjung Pandan, Belitong. Bang Edi, pengelola BelitungTours.com ini membawa aku dan keempat kawan yang lain makan siang dengan menu khas Belitong yang setiap menuliskan...
Read More
Ada beberapa daerah bukan pantai yang memiliki potensi wisata di pulau Belitong. Selain wisata makam dan air terjun di Gunung Tajam yang aku tulis di sini, berlokasi tidak jauh dari gunung itu ada kawasan hutan Batu Mentas yang menyimpan fauna unik dan langka, lokal menyebutnya Pelali’an dan bernama latin Tarsius bancanus saltator. Hari sudah siang ketika...
Read More
Sesudah menyantap Indomie goreng di pagi yang sedikit berawan di pantai Tanjung Kelayang, kami berkemas dan melanjutkan perjalanan ke Batu Beginde dan Pantai Penyabong. Sebelum keluar dari areal cottage, kami disapa oleh pemilik Kelayang Beach Cottage & Resto, Pak Andi. Setelah mengobrol sebentar, kami berpamitan dan melajukan motor ke arah barat daya Pulau Belitong. Share...
Read More
Sebagai salah satu destinasi wisata terpopuler di Belitong, Pantai Tanjung Kelayang patutlah ramai dikunjungi orang. Dampaknya, banyak warung-warung dan penginapan dibangun di kawasan pantai. Karena letaknya yang tak jauh dari pemukiman warga, pada perairan pantai banyak perahu nelayan dan perahu angkutan wisata yang bersauh. Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to...
Read More
Kami disambut senja yang indah di pantai Tanjung Pendam ketika tiba di Pulau Belitong. Pantai ini tak jauh dari pelabuhan Tanjungpandan, tempat Kapal Express Bahari berlabuh setelah melintasi Selat Gaspar selama empat jam di hari sabtu yang cerah. Permukaan laut berombak tenang telah mengantarkan kami lebih cepat satu jam dari perkiraan waktu tempuh biasanya. Jika...
Read More
%d bloggers like this: