Jalan-jalan ke Sabangnya Bangka

“Yoh ke Sabang yoh minggu depan?”, ajak seorang kawan. Waktu itu aku masih anak baru di Pangkalpinang. Masih awam sekali nama-nama daerah di Pulau Bangka. Tadinya aku berpikir kalau Sabangnya Bangka ini seperti tempat tandingan Sabang di Aceh. Seperti beberapa julukan destinasi wisata yang kerap kita dengar di artikel-artikel traveling: Maldivesnya Indonesia, Grand Canyonnya Indonesia, bla bla bla. Tapi Sabangnya Bangka ini ternyata tidak seperti itu.

Sebuah desa di bawah bukit yang dibatasi sungai.

Orang Kota Pangkalpinang dan sekitarnya menyebut Sabang untuk Toboali karena letak geografisnya berada paling ujung pulau Bangka. Sama seperti Sabang yang berada paling ujung pulau Sumatra. Kalau keindahan daerahnya, sudah pasti tiap daerah memiliki ciri khasnya sendiri. Mencapai Toboali dapat ditempuh selama 3 jam dari Pangkalpinang dengan mobil atau bus. Tapi dengan keahlian menyetir Bapak Manajer Muda berjiwa Lewis Hamilton, Hans memangkas waktu tempuh normal menjadi setengahnya! Lanjutkan membaca “Jalan-jalan ke Sabangnya Bangka”

Iklan

Beratapkan Bintang di Tanjung Kelayang

Sebagai salah satu destinasi wisata terpopuler di Belitong, Pantai Tanjung Kelayang patutlah ramai dikunjungi orang. Dampaknya, banyak warung-warung dan penginapan dibangun di kawasan pantai. Karena letaknya yang tak jauh dari pemukiman warga, pada perairan pantai banyak perahu nelayan dan perahu angkutan wisata yang bersauh. Lanjutkan membaca “Beratapkan Bintang di Tanjung Kelayang”

Mengungkap Rahasia ‘The Secret Beach’ Aceh: Pantai Lange

Tiga tahun yang lalu, aku mendengar banyak kabar tentang keberadaan sebuah pantai yang disebut-sebut ‘secret beach’. Begitu sebutan pantai yang berada di Gampong Lampuuk itu oleh beberapa orang yang gemar bertualang menyeberang hutan. Bahkan beberapa bule ikut bermain rahasia-rahasiaan tentang pantai ini. Aku penasaran seperti apa keindahannya. Saat itu google tidak membantu banyak menjawab rasa penasaranku. Belum ada pula orang yang menuliskannya di blog. Bahkan belum ada yang berani menunjukkan keindahan pantainya lewat foto. Hanya ada beberapa foto teaser yang menampilkan beberapa pejalan sedang memanggul ransel dan menandu barang-barang di tengah bukit pasir. Tak terlihat pantainya sedikitpun. Penyuka pantai mana yang tak akan penasaran?

Lanjutkan membaca “Mengungkap Rahasia ‘The Secret Beach’ Aceh: Pantai Lange”

Lageun, Pantai di Pinggir Jalan

lageuen-8Pantai Lageun ini berada di pinggir jalan yang menghubungkan Meulaboh-Calang-Banda Aceh. Jalan beraspal mulus dan lebar ini dibangun berkat bantuan rakyat Amerika pasca tsunami tahun 2004 silam yang selain  mempermudah kembali arus transportasi antar kabupaten di pesisir barat juga mengekspos kecantikan Lageun di kabupaten Aceh Jaya.

Untuk mencapai pantai ini dapat ditempuh dengan sepeda motor atau mobil kurang lebih 2 jam dari kota Banda Aceh atau 1,5 jam dari kota Meulaboh. Tidak ada yang berjualan di areal pantai dan sangat sepi jika didatangi pada hari selain akhir minggu.

Aku lebih senang berada di pantai ini ketika sepi, menikmati tiupan angin sepoi sambil membenamkan kaki ke dalam pasir kasar berwarna kemerahan dan membiarkannya menggelitik telapak kaki. Kerisik daun jarum cemara laut berkaloborasi dengan deburan ombak membuatku sejenak lupa pada teriknya matahari yang membakar. Ah, enaknya kalau pantai ini punya sendiri.

lageuen-7