Uji Adrenalin Ala-ala di Air Terjun Maras

Air terjun Maras berada di aliran sungai berair sejuk nan bening di kaki Gunung Maras yang pendakiannya pernah aku tulis di SINI. Bebatuan granit berbagai ukuran bertebaran di sepanjang jalur sungai yang membentuk air terjun-air terjun dengan berbagai ketinggian. Setiap air terjun menciptakan kolam dengan ukuran kecil hingga besar dengan kedalaman kurang dari tiga meter.

Air terjun Maras pernah aku kunjungi sebelum pendakian gunung Maras bersama kawan-kawan dari Couchsurfing. Aku, Ce Sen, Vero, Oja, dan Ahon mengunjungi air terjun ini pada awal Januari lalu saat hujan sedang sering turun. Kami berlima menaiki motor hingga ke Desa Rambang lalu dilanjutkan berjalan kaki hingga ke Air Terjun.

Karena sedang musim hujan, debit air sungai dan air terjun lebih besar, kucuran air mengaliri tebing batu lebih lebar dibandingkan saat bukan musim hujan. Perjalanan menuju air terjun ketika musim hujan juga lebih becek. Jalan setapak berpasir putih dialiri air dan menggenang di banyak tempat. Pasir-pasir menyelip di antara jari-jari dan menyusup ke bawah telapak kaki. Lanjutkan membaca “Uji Adrenalin Ala-ala di Air Terjun Maras”

Iklan

Mendaki Puncak Tertinggi di Pulau Bangka

Awan mendung bergelayut ketika truk yang kami tumpangi memasuki Desa Rambang, Kecamatan Riau Silip, Bangka. Kegundahan melandaku melihat tebalnya awan kelabu yang bergerak mendekati barisan puncak pegunungan Maras. Bersama dua puluh lima pendaki lainnya, kami terus bergerak melintasi desa-desa yang masih menunjukkan kemeriahan perayaan Imlek beberapa hari lalu. Aku dalam hati berdoa semoga hujan tidak turun malam ini.

Kami tiba di kaki gunung pada sore hari. Setelah menunaikan shalat Dhuhur dan Ashar berjamaah di tanah lapang di pinggiran sungai, kami menanti matahari tenggelam sambil menikmati makan malam dari bekal yang sudah dibeli dari tadi pagi. Tidak ada yang membawa nasi, masing-masing membawa mi instan dan puluhan bungkus lontong dengan sambal asam khas Bangka dan tempe. Aku sendiri segera mengeluarkan kompor portable, panci, dan segera merebus mi instan. Mi goreng digado dengan lontong ternyata enak juga. Meski tidak banyak, tapi lumayan untuk mengganjal perut yang sejak pagi tidak terisi makanan.

Lanjutkan membaca “Mendaki Puncak Tertinggi di Pulau Bangka”

Pesona Pulau Lampu di Utara Bangka

Pulau Lampu adalah salah satu keindahan alam yang dimiliki Indonesia. Tersembunyi nun jauh di utara pulau Bangka. Sebuah rumah panggung yang mungkin sudah dibangun sejak zaman penjajahan Belanda dulu masih berdiri kokoh di puncak bebatuan granit, ditemani sebuah mercusuar di sampingnya yang menjulang tinggi untuk memandu kapal yang melintas dekat. Berada di atasnya, kita boleh melihat pulau-pulau kecil dan gugusan batuan granit yang memesona di bawah sana.

Pulau Lampu berada dekat dengan pantai Penyusu. Hanya 15 menit menumpang perahu kecil untuk menyeberang. Untuk tiba ke Pantai Penyusu dan Pulau Lampu ini, kita terlebih dulu harus mencapai Belinyu yang dapat ditempuh selama dua jam dari Kota Pangkalpinang.

Foto ini (harusnya sih) diikutsertakan dalam Turnamen Foto Perjalanan dengan tema Keindahan Alam Indonesia oleh Ayahalmira. Ehalahai neuk ternyata turnamennya sudah berakhir. Tapi ya sudahlah. Malu datang terlambat. *sembunyiin muka dalam beras*

Yuk, Ngopi di Kutub Utara?

Tak ada yang tak mungkin. Ngopi di Kutub Utara sekarang menjadi lebih mudah dan memungkinkan. Datang saja ke Belinyu di Bangka! Hehe…

Warung kopi legendaris ini diberi nama Warung Kopi/Es Kutub Utara yang beralamat di Jalan Veteran nomor 89, Belinyu. Buka dari pagi sampai malam dengan menu andalan yang wajib kamu coba seperti (tentu saja) kopi, es kacang, dan es campur. Jika tidak suka kopi pahit, cobalah kopi susunya atau es kacang. Nikmati secangkir kopi dengan roti home made yang juga mereka sediakan sebagai cemilan sambil mengobrol. Lanjutkan membaca “Yuk, Ngopi di Kutub Utara?”

Meneropong Pantai Penyusuk dari Pulau Lampu

Tugu yang menandai pantai sudah dekat. Siapkan kaca mata dan tongsis!

Pulau Lampu terlihat amat dekat dari bibir Pantai Penyusuk. Rasanya bisa direnangi untuk menyeberang dan melihat keindahan hamparan lautan biru yang bertatahkan pulau-pulau kecil dari atas mercusuarnya. Salah satu yang terkenal adalah Pulau Putri yang berada di antara Pantai Penyusu dan Pulau Lampu. Kawan-kawan bercerita pengalaman seru mereka ketika berkemah di pulau mungil itu seperti dalam acara reality show The Survivor. Lanjutkan membaca “Meneropong Pantai Penyusuk dari Pulau Lampu”