Tag

backpacking
Artist’s House atau Baan Silapin adalah salah satu tempat pertunjukkan seni berupa puppet show dancing di Bangkok. Hari itu kami menonton lakon Ramayana dan Shinta oleh penari-penari yang berpakaian serba hitam. Pewayang menari-nari dengan gerakan yang dinamis dan kaki yang mengentak-hentak. Satu boneka dimainkan oleh tiga orang yang mengenakan topeng. Mengunjungi Artist’s House di Bang Luang adalah...
Read More
Kami terus berjalan kaki melewati Grand Palace. Pagoda emas berkilauan ditimpa cahaya matahari menjulang dari balik dinding tinggi berwarna putih. Aku dan Titi terus berjalan hingga mencapai Thammasat University dan Wat Pho. Menumpangi ferry Chao Phraya, kami bertolak ke pinggiran kota Bangkok, lumayan jauh dari pusat kota. Adalah Kam yang membawa kami hingga tiba ke...
Read More
Mobil kijang yang aku dan Bang Tekno tumpangi tiba di Jembatan Tinggi, Pulo Sarok pada jam 6 pagi setelah menempuh 8 jam perjalanan dari Medan. Cuaca pada pagi itu berawan dan sedikit mendung. Hawa-hawanya seperti akan turun hujan sebentar lagi. Kami segera mengangkat barang-barang dan berjalan masuk ke sebuah warung yang dibangun di atas rawa...
Read More
Setahun yang lalu aku hanya bisa melihat Petronas Tower dari balik kaca jendela bus yang terjebak macet di Kuala Lumpur dalam perjalanan menuju Ampang.  Itu adalah hari terakhir aku berada di Malaysia untuk mengikuti My Selangor Story di tahun 2010. Sebuah kompetisi blog selama seminggu yang closing ceremonynya super keren dari atas bukit Ampang dengan...
Read More
Perjalanan ke Pulau Weh kali ini memang ga sia-sia. Sekalipun saya ga mendapatkan cerita komplit tentang legenda Pulau Rubiah dari penduduk setempat, tapi saya berkesempatan berkunjung ke sebuah makam. Yaitu makam suami Rubiah. Sayang sekali saya sendiri lupa namanya. Saya sempat bertanya sih ke seorang imeum (imam) mesjid di kampung Iboih, beliau sempat bercerita sedikit...
Read More
Postingan ini di posting pada tanggal 23 Maret 2008 di langkahkakiku.wordpress.com Terbangun jam 5.35 di kamar yang dipinjamkan Pak Nukman yang menjadi tempat tidur ku selama 3 malam. Seperti biasa, aku mencek semua barang-barangku seperti kamera digital, handphone, ransel dan botol air minum. Alhamdulillah, masih lengkap. Batere hp tinggal 3 bar lagi karena semalaman hidup...
Read More
Backpacker. Orang yang memanggul ransel untuk traveling baik untuk treking dan kemping ke gunung atau juga traveling untuk mengunjungi kota-kota. Biasanya yang berbackpacking adalah orang-orang yang tidak mau ribet. Cukup dengan satu ransel saja tanpa harus memberatkan diri dengan membawa koper-koper dan banyak perlengkapan seperti turis. Saya sendiri juga sudah mencoba bertraveling ala Backpacker ini....
Read More
%d bloggers like this: