“I’m so glad I live in a world where there are Octobers.”
― L.M. Montgomery, Anne of Green Gables

Setuju ga sih sama kutipan di atas? Harus setuju dong ya. Karena kalau bulan Oktober enggak ada, dunia akan kekurangan banyak orang-orang yang romantis, cinta damai, dan independen. Begitu sih katanya kepribadian orang-orang yang lahir di bulan Oktober. Ahemmm…

Aku baru sadar ternyata di bulan spesial ini enggak ada hari merah lainnya selain hari minggu. Pun juga bulan November. Tapi aku baru tahu ternyata nanti tanggal 19 Oktober, umat Hindu akan merayakan Diwali. Yaitu festival cahaya yang menyimbolkan kemenangan baik atas buruk. Lampu-lampu akan dinyalakan sebagai perayaan dan harapan manusia (Wikipedia). Meski di hari Diwali itu tidak libur nasional, tapi setidaknya ada harapan tahun depan akan dijadikan hari libur supaya umat Hindu di Indonesia bisa menikmati perayaan kemenangan ini dengan suka cita dan khusyuk.

Enggak apa-apa deh enggak tanggal merah juga, adanya perayaan Diwali di tanggal kelahiran sendiri itu sudah bikin senang banget. Sesuai simbol perayaan Diwali, harapanku juga hampir sama. Semoga kita semua terus diguyur cahaya terang dalam menjalani hidup dan terbebas dari keburukan-keburukan yang membuat hati kita gelap.

Selamat merayakan Diwali bagi kawan-kawan yang merayakan. 🙂

Kamu bisa mengunduh foto di atas dengan cara mengeklik foto, klik kanan lalu save as dan jadikan fotonya sebagai wallpaper desktop-mu.

Author

49 comments

  1. Kayaknya cuma Hindu India aja deh Cit yang bakal merayakan Diwali. Hindu Bali agak beda, meskipun akarnya juga dari India. Makanya itu pas Nyepi dan Galungan atau Kuningan, di India gak ada perayaan serupa. Perlu dicrosscheck lagi sih. Tapi semua temanku yang dari Bali bilang gitu, kalau Hindu Bali dan India agak beda ,,, sedikit.
    Btw, kapan kemana kitaaaa? 😀

    1. Iya. Bener Bart. Aku sampai nanyain ke Gara perihal ini dan mereka nggak merayakan Diwali. Kayaknya cuma Hindu di Sumatra Utara yang merayakan Diwali di Indonesia.
      Aduh kalo kamu nanya kapan ke mana, aku yang bingung, kapan kamu punya jadwal kosong tanpa ke mana-mana untuk bikin rencana kita? Hahahahahaha

      1. O iya ya, Hindu di Sumatera Utara khan kebanyakan berasal dari India, jadi mereka punya perasaan yang serupa.
        Hahahaha ini tuh kita harus whatsappan langsung deh. Kadang-kadang juga aku cuma di Bogor berhari-hari dan gak kemana-mana kok Cit. Dirimu masih tinggal di Serang kah?

  2. Bulan lalu saya tugas ke Bali… Mereka menunjukkan kalender adat Bali. Banyak sekali ya hari raya mereka…. Hari itu pas hari raya besi.. Saya menghormati karyawan dengan tidak duduk di kursi yang ada unsur besinya….

  3. Bang Ocit selamat ulang tahunnn.. Wuah parah yaa, KTP mu kmana coba, lupa lah gueh.. Semoga impian dan hajatnya segera tercapai.. Dan pas gw baca, brarti diwali 2 hari lagi, pernah denger inii.. Perayaan Diwali.. Lupa dmana bacanya..

  4. Maaf telat Kak Ocit, selamat ulang taun yaa. Semoga tercapai segala yg disemogakan. Dan semoga juga kelak perayaan Diwali jadi libur nasional, asik deh kalo nambah tanggal merah hihi

  5. Perayaan Diwali itu perayaan yg kyk gimana ya mas? Baru tau nih. Lebaran dgn kue-kue dan saling maaf memaafkannya. Natal dengan sinterklas dan kadonya. Nyepi dengan sunyinya. Lalu Diwali yang kyk gimana mas? Penasaran hehe

    1. Nah itu yang bikin penasaran juga buat aku. Mungkin mereka nyalain lilin atau sesuatu yang bercahaya gitu kali ya? Terus aku pernah lihat kawanku yang membuat kolam (lukisan dg bubuk warni-warni).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.