Pergi Untuk Datang Lagi

Pertama kali membuka mata pada pagi itu, yang langsung kuingat adalah: boarding pass untuk balik ke Aceh! Jam menunjukkan pukul 6 pagi waktu Malaysia. Sial. Aku kembali menarik selimut tapi tidak kembali tidur. Rasanya enggan untuk bangkit untuk bersiap-siap check-out dari Vivatel, sebuah hotel bintang 4 di Kuala Lumpur.

1-mss4-1

Seriously, meninggalkan tempat liburan adalah salah satu perkara pelik dalam hidup. Seperti seorang kriminal yang diseret ke tiang gantungan. Mau nggak mau ya harus kembali pulang ke tanah air.

Aku tiba di lobi 15 menit kemudian dengan ransel di punggung dan shopping bag berisi penuh brosur-brosur dari sponsor dan beberapa oleh-oleh dari Klang.

Biasanya mengambil sarapan di hotel itu semangatnya seperti orang belum makan selama 3 hari. Tapi pagi itu, badan rasanya seperti teubapo arwah alias kehilangan roh!

3-mss4-1-2 2-mss4-2

Selesai sarapan, kami diajak untuk melihat-lihat fasilitas Vivatel. Hotel yang baru dibuka ini memiliki tema-tema sendiri di setiap kamar pada masing-masing lantai. Vivatel menjadikan unsur-unsur alam di kamar-kamar mereka dan menjadikan setiap kamar di Vivatel ini begitu menarik dan unik. Air, api, logam, kayu, dan tanah. Lima elemen penting dalam kehidupan.

6-mss5-3

Setiap kamar pada lantai di Vivatel didekorasi sesuai dengan elemen-elemen tadi. Nah, asyiknya lagi tamu hotel boleh memilih ingin menginap di kamar dengan tema yang dia sukai. Setelah melihat-lihat tadi, aku lebih menyukai kamar dengan tema kayu. Suasana kamarnya lebih adem.

9-mss5-3-2

Selesai check-out, kami diboyong ke Kenanga Wholesale City (KWC) Fashion Mall. Mal terbesar di kawasan ini merupakan salah satu pusat retail pakaian dengan harga-yang menurut pakar perbelanjaan di Malaysia: Jeung Wulan- murah-murah sekali.

7-mss5-1-2

Aku segera melesat ke lantai paling atas mencari toko khusus outdoor. Kiranya mau membeli fuel bottle dan beberapa perlengkapan berkemah lainnya jika ketemu. Aku cukup puas dengan hanya membeli sebuah drybag berwarna merah ukuran besar. Cukup lah untuk persiapan trip camping ke Pulau Breueh tanggal 16 Februari nanti.

4-mss5-1

Bagi yang punya bisnis pakaian, kenapa tidak ke mal ini saja yang harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan yang di Bukit Bintang atau kawasan lain. Toh lokasinya juga dekat kemana-mana.

 

Masa-masa kebersamaan kami akhirnya harus berakhir. Kompetisi yang sebenarnya akan segera dimulai tepat saat masing-masing kami menginjakkan kaki di tanah air. Sejenak perasaan tak ingin pulang tadi hilang dan berubah menjadi rindu. Rindu untuk pergi lagi.

Aku mengucapkan terima kasih untuk Tourism Selangor yang telah membuat My Selangor Story ada dan melengkapi mimpi-mimpi puluhan blogger untuk traveling di Selangor. Sudah tiga tahun berjalan, semoga terus berjalan dan semakin sukses.

16-mss4-5-2

Terima kasih dan salutku untuk Miss Chai Pooi Hang yang sabar sekali mengawali kami selama 5 hari. Maaf, aku banyak menyusahkan karena suka hilang tiba-tiba. Terima kasih untuk Bang Safri, tour guide berdedikasi tinggi yang tahu segala hal tentang Selangor. Terima kasih juga untuk Alison, untuk semua sponsor atas segala hospitality yang diberikan. Untuk Bang Ramli juga terima kasih sudah membawa kami kemana-mana dengan aman dan nyaman.

Dan yang terakhir, terima kasih untuk 19 kawan-kawan blogger yang sudah bersama. Banyak pelajaran berharga dari kalian. Banyak pengalaman-pengalaman kalian yang menyumbangku inspirasi dalam banyak hal, terutama traveling dan fotografi. Waktu kita memang tak banyak, semoga pergi ini untuk kembali dan bertemu lagi.  :)

Sampai jumpa.

26-mss3-38

i wanna come home, to the only place i know, where the trees i planted grow, i wanna come home-Mika

Vivatel Kuala Lumpur
Jalan Loke Yew No. 85
55200 Kuala Lumpur, Malaysia
T +6 03 9205 8888
F +6 03 9205 8889
Kenanga Wholesale City
Jalan Gelugor No. 2
55200 Kuala Lumpur, Malaysia
T +6 03 9221 8081

//

22 thoughts on “Pergi Untuk Datang Lagi

  1. Gpp…masuk kedalam 5 besar pemenang nti bakal nginap dihotel ni lg kok… Ato klo ga bisa pergi, bisa dikasih ke aq aja…huahahahahaaaa….

  2. Seriously, meninggalkan tempat liburan adalah salah satu perkara pelik dalam hidup. Seperti seorang kriminal yang diseret ke tiang gantungan. suka pilihan katanya ;)

    pantes aja enggan balik, kamarnya nyaman tuh

Leave a Reply | Ada Komentar? :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s