Bulan ke Delapan!

Bulan ke tujuh telah berakhir. Kita memasuki bulan di mana rumah-rumah akan dihiasi oleh kibaran bendera merah putih. Jalanan dihiasi lampu warna-warni yang menyemarakkan malam untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72 tahun. Di bulan ke delapan ini, banyak sekali harapan untuk negara kita tercinta ini. Semoga rakyatnya semakin cerdas, semakin tinggi rasa… Read More Bulan ke Delapan!

Beri peringkat:

Nyaris Terkepung Sungai Meluap di Air Terjun Toroan – Madura

Suatu hari di tengah siang yang panas di sebuah taman di Jakarta, aku menerima ajakan jalan-jalan ke Mojokerto dengan berat hati. Bukan karena berat badanku yang terus bertambah (enggak ada hubungannya #eheh) tapi karena menyadari dengan menerima ajakan itu berarti jumlah saldo di rekeningku akan semakin ‘ringan’ nominalnya. Apalagi dengan status calon pengangguran pada saat… Read More Nyaris Terkepung Sungai Meluap di Air Terjun Toroan – Madura

Beri peringkat:

Kalender Juni Untuk Wallpaper Desktop Kamu!

Halo! Assalamu’alaikum! Bulan Ramadan memang identik dengan panas. Meski pun sedang berpuasa tapi pemandangan tetap harus sejuk supaya pikiran tetap adem. Ini aku siapkan sebuah kalender bulan Juni untuk kamu. Bisa langsung save atau klik kanan lalu save as atau set as desktop wallpaper. Foto pada kalender adalah kapsul spora dari lumut yang tumbuh di dahan… Read More Kalender Juni Untuk Wallpaper Desktop Kamu!

Beri peringkat:

You Leave Me Speechless, Bengkulu.

“Traveling – leaves you speechless, then turn you into a storyteller.” – Ibn Battuta Kawan-kawan, pernah nggak sih setelah melakukan perjalanan, kalian nggak mampu menuliskan pengalaman itu dalam jangka waktu yang cukup lama? Sekuat apa pun keinginan kalian mencoba untuk menuliskan kembali, tulisannya hanya mentok sampai dua paragraf doang. Atau bahkan nggak satu kata pun… Read More You Leave Me Speechless, Bengkulu.

Beri peringkat:

Azab Pedih Naik Bus Eksekutif Bukittinggi-Bengkulu

Sebelum perjalanan ke Bukittinggi September 2016 lalu, enggak pernah terpikir jika suatu hari nanti akan menginjakkan kaki di Provinsi Bengkulu. Rencana dadakan ke provinsi ini muncul di hari terakhirku di Bukittinggi. Saat aku sedang menjalarkan hangat ketiak ke kedua belah tangan di bawah selimut. Aku menatap plafon di kamar tidur berukuran 2×4 meter itu. Membentangkan peta imajiner di atasnya… Read More Azab Pedih Naik Bus Eksekutif Bukittinggi-Bengkulu

Beri peringkat:

Ketagihan Jalan-jalan ke Bogor

Hampir satu tahun meninggalkan Kota Pangkalpinang, aku merasa kehilangan banget sama kebiasaan kamping tiap akhir pekan. Selama tinggal di Tangerang, pencarian lokasi kamping terdekat yang memungkinkan untuk diinapi selama satu malam yang aman dan murah tak membuahkan hasil. Ternyata memang tak ada satu pun lokasi wisata alam di Tangerang. Bosan yang makin akut membuatku memutuskan untuk mencari lokasi kamping sekalian… Read More Ketagihan Jalan-jalan ke Bogor

Beri peringkat:

Hirup Udara Segar di Bukit Monggeng dan Puncak Lawang

Cuaca di hari ketigaku di Bukittinggi tak jauh berbeda dengan hari kedua. Langit masih mendung dan… seperti biasa, udara dingin Bukittinggi setiap pagi membuatku enggan berpisah dari kasur dan selimut. Apalagi mengingat air untuk mandi nanti tak ubahnya seperti air dingin yang disimpan di dalam kulkas. Tapi meski pun dingin menggigilkan, tetap saja aku pakai untuk mengguyur… Read More Hirup Udara Segar di Bukit Monggeng dan Puncak Lawang

Beri peringkat:

Benteng Fort De Kock dan Ngopi Enak di Bawah Jambatan Limpapeh

Kiranya aku akan menemukan bangunan serupa benteng-benteng pertahanan pada umumnya di Benteng Fort De Kock. Alih-alih menemukan dinding benteng yang tebal dan tinggi, aku malah disambut dengan kurungan berisikan burung-burung hidup. Tak ada bangunan benteng yang umum kita lihat jika berkunjung ke sebuah benteng. Aku menengok ke semua penjuru, hanya pepohonan, kandang-kandang burung berbagai ukuran, dan beberapa buah meriam… Read More Benteng Fort De Kock dan Ngopi Enak di Bawah Jambatan Limpapeh

Beri peringkat:

Berjalan Kaki Melihat Ikon Kota Bukittinggi: Jam Gadang, Bung Hatta, Pasar Ateh, dan Lobang Jepang

Rasa senang membuncah ketika mobil yang aku tumpangi akhirnya tiba di Bukittinggi. Kota yang sudah kuimpikan untuk didatangi sejak 6 tahun yang lalu kini telah ada di segala penjuru. Ibu dari bahasa kampung ayah terdengar dari setiap mulut yang berbicara ketika mobil yang membawaku melewati sekolah dan pasar. Udara sejuk bertiup-tiup mengusap pipi sebagai ucapan selamat… Read More Berjalan Kaki Melihat Ikon Kota Bukittinggi: Jam Gadang, Bung Hatta, Pasar Ateh, dan Lobang Jepang

Beri peringkat: