Desa Kurau jika dilihat dari citra satelit dibelah-belah oleh jalan aspal yang menghubungkan Pangkalpinang dan Koba, dan sungai Kurau yang bermuara ke Selat Karimata. Perahu-perahu nelayan ditambat di dermaga. Rumah-rumah panggung khas pinggir sungai berdiri rapat di atas pancang-pancang kayu yang terlihat rapuh.


Karena sedang liburan Hari Raya Idul Fitri, ada banyak sekali perahu yang tambat di sepanjang sisi sungai. Perahu-perahu didominasi warna biru. Terlihat amat kontras mengapung di permukaan sungai yang berwarna coklat dan dinaungi langit biru.

Desa Kurau berjarak 30 km atau 30 menit dari Pangkalpinang. Desa ini masuk ke dalam Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitong. Sayangnya aku belum berkesempatan untuk memasuki desa karena sedang dalam perjalanan berhariraya ke Lubuk Besar.


Desa Nelayan Kurau yang dihuni oleh keturunan Bugis

Author

6 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.