Berikut adalah dua rekaman video yang  kami rekam menggunakan dua buah ponsel pabrikan Cina. Video diambil di bulan Februari lalu ketika suntuk dan ketika rindu kampung halaman sudah mulai menyerang bujang-bujang lapuk ini.

Dua orang kawan kos saya ini yang berasal dari Gayo Lues sedang mengusir kebosanan mereka dengan menarikan Saman.

Dari anak-anak ini aku baru tahu ternyata tari Saman diajarkan semenjak kecil di hampir setiap kampung di Gayo. Akan ada sanggar yang menyeleksi mereka untuk dijadikan penari profesional. Mereka inilah yang sering kita lihat di tv dan diundang tampil ke luar negeri.

Beginilah Tari Saman Gayo terus lestari karena dimanapun mereka berada, akar-akar budaya dan seni yang diajarkan di kampung tak mereka cabut meski hidup dalam perantauan.

 

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.